Mata Expose

Jika Ada Pihak Instansi Pemerintahan dan Swasta Maupun Pribadi yang merasa di Rugikan oleh Oknum yang mengaku mengatasnamakan Jurnalis MEDIA MATAEXPOSE.COM Tanpa Ada Tercantum Namanya di Box Redaksi Maka Bukan Wewenang dan Tanggung Jawab Redaksi MEDIA MATAEXPOSE.COM atau Silakan Laporkan Kepada Pihak Yang Berwajib.
Jembatan Alternatif Penghubung 4 Dusun Palu Merbau, Ambruk 

Iserdang – mataexpose.com | Jembatan alternatif Sepanjang 108 meter di Palu Merbau penghubung empat dusun Percut Sei Tuan ambruk.

Terlihat satu unit alat berat ekskavator dalam posisi setengah tenggelam di aliran sungai masih ada di dekat lokasi ambruk nya jembatan.

Akibatnya ambruknya jembatan penghubung ini, jalur warga sempat terputus, sampai warga bergotong royong membuat jalur darurat untuk keperluan akses keluar masuk warga .
Terlihat dari pantauan awak media akses darurat yang di buat warga hanya bisa di lewati pejalan kaki, adapun kendaraan roda dua yang memaksakan lewat ,harus di bantu di tuntun oleh warga setempat yang sukarela berjaga.

Sampai saat awak media ada di tempat belum terlihat adanya pekerjaan perbaikan jembatan yang putus, menurut keterangan salah satu warga saat di konfirmasi, mengatakan kejadian ambruknya jembatan di akibatkan satu unit alat berat eksavator milik dinas PUPR deliserdang mencoba melintasi jembatan alternatif ini, di duga jembatan alternatif ini tidak kuat menahan bobot berat eksavator mengakibatkan putus nya jembatan penghubung alternatif sepanjang lebih kurang 25 meter.

Menurut pengakuan warga alat berat mencoba melintasi jembatan alternatif ini terjadi pada jam tengah malam sekitar pukul 01:00, waktu setempat, warga sempat melarang operator alat berat tersebut untuk melewati jembatan, namun tetap di duga tidak mengindahkan warga hingga terjadi ambruk nya jembatan penghubung itu.

Awak media mencoba menemui Kepala Desa setempat di kantor nya, Bapak Selamat saat di konfirmasi mengatakan sangat menyayangkan kejadian ini, beliau mengatakan ini salah satu kelalaian operator alat berat yang berusaha melintas tanpa melihat Medan atau memperkirakan kekuatan daya tahan jembatan.

“Ini mungkin operator awalnya mau coba coba melintas dan merasa yakin , dia tidak menduga kejadian seperti ini” ujarnya.

Atas kejadian ini Kepala Desa berharap dan meminta PUPR bertanggungjawab atas kejadian ini , karena alat berat i i adalah milik PUPR yang sedang dalam perkerjaan tanggul di lokasi berbeda.
Kepala meminta dengan tegas , supaya jembatan alternatif ini secepatnya di perbaiki.

“Saya sudah konfirmasi ke dinas PUPR deliserdang, dan sudah mendapatkan jawaban , mereka berjanji akan menyelesaikan masalah ini secepatnya dan akan menurunkan pekerja,” ungkapnya

” Saya sebagai Kepala Desa ikut merasakan apa yg di rasakan warga saya, warga saya sudah kehilangan putaran ekonomi , dimana hasil panen tidak bisa leluasa lewat akibat kejadian ini, saya mohon warga bersabar ,semoga dalam beberapa hari ini jembatan penghubung ini kelar dan warga bisa kembali lagi menjalankan aktivitasnya sehari-hari ” tutup nya.

 

Pewarta : Marolop s

Editor : red

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp