Mata Expose

Jika Ada Pihak Instansi Pemerintahan dan Swasta Maupun Pribadi yang merasa di Rugikan oleh Oknum yang mengaku mengatasnamakan Jurnalis MEDIA MATAEXPOSE.COM Tanpa Ada Tercantum Namanya di Box Redaksi Maka Bukan Wewenang dan Tanggung Jawab Redaksi MEDIA MATAEXPOSE.COM atau Silakan Laporkan Kepada Pihak Yang Berwajib.
Tim SAR Lhokseumawe Bantu Rumah Janda Yang Roboh Akibat Angin Kencang di Pusong Baru

Lhokseumawe, Mataexpose.com — Tim SAR Kota Lhokseumawe bersama warga setempat bantu evakuasi rumah Janda Aminah (50) yang ambruk akibat angin kencang tepatnya dipinggir laut Lorong Lima Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Minggu (19/2/23).

Kasat Gas SAR Kota Lhokseumawe Mohammad Idrus mengatakan,Tuha Peut Gampong Pusong Baru Tgk Munawir, melaporkan untuk bantuan, melalui WhatsApp telah terjadi musibah bencana alam rumah roboh akibat angin kencang milik seorang warga.

“Selanjutnya, Tim personil rescuer SAR langsung diturunkan untuk bergerak kelokasi untuk membantu.”pada saat itu semua penghuni rumah serta barang-barang yang berharga milik janda Aminah sudah semua dievakuasi”Setelah selesai semua dievakuasi Ops SAR istirahat.

Pada pukul 22.00 Wib malam tiba-tiba Mohammad Idrus, menerima laporan dari tim piket siaga malam M.Zulfan, bahwasanya pihak aparatur Gampong Pusong Baru meminta pertolongan, yang mengatakan, rumah yang diterjang angin kencang tadi subuh, sudah terombang ambing dengan air pasang yang hampir mengenai rumah warga lainnya. “Dengan memohon, tolong dibantu pak, dan dengan kiriman satu Vidio untuk segera ada pertolongan dari pihak SAR.

Dengan demikian, Mohammad Idrus langsung menerjunkan 6 personil Rescuer bergerak kelokasi dengan alat seadanya, senter dan pendukung lainnya.”untuk mengantisipasi adanya pengerakan rumah Janda Aminah yang rubuh akibat angin kencang yang telah terombang ambing oleh air laut.

Personil langsung mengambil inisiatif bersama warga setempat untuk mengikat tali pada rumah tersebut biar tidak hanyut kerumah warga yang lain, kemudian diikatkan pada tembok jalan rabat beton yang ada dilokasi tersebut.

Setelah itu, Ops SAR berhenti sementara mengingat kondisi tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan dikarenakan cuaca dan gelombang laut mencapai 0.1 – 1 Meter. (Rid)

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp